Indra Sjafri “Lengser” Dari Kursi Kepelatihan Timnas U-19

 0
Indra Sjafri “Lengser” Dari Kursi Kepelatihan Timnas U-19by adminon.Indra Sjafri “Lengser” Dari Kursi Kepelatihan Timnas U-19Prestasi yang diraih Timnas Indonesia U-19 tak bisa lepas dari kinerja apik sang pelatih, Indra Sjafri. Dengan racikan serta kerja keras, Garud Muda disulapnya menjadi sebuah tim yang solid dan mampu berbicara banyak di level Asia. Namun, berita mengejutkan datang kala Indra Sjafri “lengser” dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia U-19. Hal tersebut jelas membuat pelatih […]

Prestasi yang diraih Timnas Indonesia U-19 tak bisa lepas dari kinerja apik sang pelatih, Indra Sjafri. Dengan racikan serta kerja keras, Garud Muda disulapnya menjadi sebuah tim yang solid dan mampu berbicara banyak di level Asia.

Indra Sjafri "Lengser" Dari Kursi Kepelatihan Timnas U-19 | Berita Bola

Namun, berita mengejutkan datang kala Indra Sjafri “lengser” dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia U-19. Hal tersebut jelas membuat pelatih 51 tahun itu tidak akan lagi menukangi Evan Dimas dkk.

PSSI selaku badang sepakbola tertinggi Indonesia telah menetapkan Indra Sjafri kini berstatus bebas kontrak. Itu berdasarkan hasil rapat Komite Eksekutif PSSI di hotel Sultan, Jakarta, Minggu (2/11) malam.

Joko Driyono selaku Sekretaris Jendral PSSI angkat bicara perihal hasil rapat tersebut.

“Seluruh pelatih dan ofisial timnas U-19 kemarin per event di Myanmar (Piala Asia U-19 2014) selesai, maka kontrak mereka selesai. Kemarin proyeksi sampai 2015 sudah closed karena timnya bubar, sebab proyeksi kontrak hingga 2015 kemarin karena diproyeksikan lolos ke Piala Dunia U-20 di New Zealand. Jadi, statusnya Indra sudah mantan,” ucap Joko.

Pada kesempatan yang sama, Joko juga mengungkapkan bahwa para punggawa Timnas U-19 kini bebas untuk memilih klub profesional yang mereka tuju. Jebolan Timnas U-19 sendiri kini tengah dipersiapkan untuk Timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018.

“Saya atas nama Ketua BTN atau PSSI mengapresiasi semua yang terlibat di U-19 dan U-23. Ini adalah hasil dari kita semuanya bukan orang per orang maupun tim, tapi ini adalah kerja keras organisasi. Tapi, ini terkait legal kontrak tim U-19, karena tidak lolos Piala Dunia U-20, ofisialnya pun berhenti,” tutup Joko.

Related Posts

Leave a Reply