Terungkap, Cara Unik Mourinho Untuk Pacu Semangat Gudjohnsen

 0
Terungkap, Cara Unik Mourinho Untuk Pacu Semangat Gudjohnsenby adminon.Terungkap, Cara Unik Mourinho Untuk Pacu Semangat GudjohnsenSosok Eidur Gudjohnsen pasti sudah tidak asing lagi untuk publik Stamford Bridge. Ya, mantan pemain Chelsea itu mencritakan kisah uniknya saat pertama kali bersua Jose Mourinho. Di hari pertama pelatih asal Portugal tersebut bertugas, ternyata ia memanggil Gudjohnsen ke ruangannya dan melakukan sesuatu yang sangat berkesan. Kepada salah satu sumber, mantan pemain Barcelona itu menceritakan […]

Sosok Eidur Gudjohnsen pasti sudah tidak asing lagi untuk publik Stamford Bridge. Ya, mantan pemain Chelsea itu mencritakan kisah uniknya saat pertama kali bersua Jose Mourinho. Di hari pertama pelatih asal Portugal tersebut bertugas, ternyata ia memanggil Gudjohnsen ke ruangannya dan melakukan sesuatu yang sangat berkesan.

Terungkap, Cara Unik Mourinho Untuk Pacu Semangat Gudjohnsen | Berita Bola

Kepada salah satu sumber, mantan pemain Barcelona itu menceritakan pengalaman menariknya saat bersua Mourinho sehingga membuat pemain asal Islandia itu melakukan apapun demi pelatih berjuluk “The Special One” tersebut.

Di hari pertama bertugas, Mourinho memanggil saya ke kantornya.

‘Saya harus menunjukkan sesuatu kepadamu’, katanya. Ia lantas menyalakan VCR Player yang menunjukkan pertandingan antara Anderlecht kontra Benfica di tahun 1988. Saya melihat ayah saya, Arnor, mencetak satu-satunya gol di laga tersebut.

Setelah menyaksikan rekaman, Mourinho bertanya kepada saya, ‘Tahukah kamu kiper gawangnya dibobol oleh ayahmu? Dia adalah Silvino Louro, staf pelatih kiper saya. Sekarang pergilah ke lapangan, ucapkan halo dan sampaikan salam dari ayahmu.’

Sejak saat itulah saya tahu bahwa saya rela melakukan apapun demi manajer ini, yang mampu memantik berbagai macam emosi sekaligus.” tegas pemain yang saat ini bermain untuk Club Brugge tersebut.

Gudjhonsen sendiri sempat dua musim merasakan tangan dingin mantan pelatih Real Madrid tersebut, yang memijakan kaki ke Stamford Bridge untuk pertama kalinya pada tahun 2004. Dua musim berselang, ia memutuskan untuk hijrah ke Spanyol dengan bergabung bersama Barcelona.

Related Posts

Leave a Reply